W

Wall Rock : batuan yang mengapit suatu lapisan atau vein bahan galian secara lateral.
Want : suatu zona dimana endapan batubara atau lapisan batubara menghilang karena adanya sesar normal bersudut landai atau adanya gangguan geologi lainnya seperti washout, penekanan batuan atap atu batuan lantai yang menggelembung.
Washability : sifat batubar terhadap proses pencucian atau kemampuan batubara untuk dicuci yang dapat menaikkan kualitasnya.
Washability Curve : kurva pencucian, yaitu kurva atau grafik yang menunjukkan hasil uji pencucian batubara dengan cara diambangkan dan ditenggelamkan (fload-and-sink test). Kurva-kurva ini dibuat dalam keadaan dan variabel yang berbeda-beda dan merupakan bahan yang penting untuk merancang pabrik atau mesin pencucian batubara.
Washibility Test : sama dengan uji pencucian batubara (lihat uji pencucian).
Washed Coal : batubara tercuci atau batubara bersih, yaitu batubara yang kotorannya telah dibuang dengan proses pencucian (proses pengolahan atau pembuangan bahan pengotor dalam media cairan berat).
Washery Products : hasil akhir atau produk yang dihasilkan oleh mesin pencucian batubara terutama adalah batubara bersih.
Washery Refuse : kotoran seperti batu, tanah atau batuan yang masih mengandung sedikit batubara yang keluar dari mesin pencucian batubara untuk dibuang.
Washing : proses pencucian dengan mesin pencucian batubara yang menggunakan media pencuci cairan berat.
Washing Plant : sama dengan washery (lihat washery).
Washout : massa batuan seperti serpih, lanau atau batupasir yang mengisi lekukan (berbentuk saluran) pada endapan batubara (rawa batubara) pada masa pembentukan batubara yang menyebabkan adanya bagian yang hilang berbentuk saluran pada endapan batubara.
Waste : buangan batuan, tanah atau bahan pengotor yang dipisahkan dari lapisan batubara.
Waste Cofiring : pembakaran campuran batubara dengan biomassa dalam ruang pembakaran (ketel uap) sistem pembangkit listrik tenaga uap atau ketel uap industri. Bahan bakar campuran biomassa dengan batubara dipandang sebagai bahan bakar yang paling murah saat ini dan merupakan bahan yang terbarukan.
Waste Dump : tempat (areal) pembuangan batuan atau tanah kupasan lapisan penutup batubara
Ataupun batuan buangan dari kegiatan penambangan bahan galian lainnya.
Waste Bar : Penahan air, yaitu tanggul, peralatan atau struktur yang dibuat diatas ataupun disekitar jalan masuk dan jalan tambang dengan tujuan menghalangi atau mengalihkan aliran air dari jalan-jalan masuk.
Water Holding Capacity : kemampuan menyimpan air, yaitu nilai terkecil yang dapat dicapai oleh kandungan air dalam tanah yang mengering karena gaya berat air.
Water Permit : izin pemanfaatan air permukaan atau air tanah untuk keperluan kegiatan pertambangan atau kegiatan industri termasuk untuk pemukiman.
Water Table : permukaan air tanah atau garis permukaan air tanah bebas yang biasanya dianggap sebagai batas atas zona kejenuhan dalam lapisan penyimpanan air (akifer).
Weather Coal : batubara coklat lapuk, yaitu lapisan batubara, singkapan batubara atau endapan batubara coklat yang telah mengalami pelapukan. Batubara ini umumnya berwarna cerah.
Weathering Zone: zona lapik, yakni zona permukaan yang terdiri dari batuan-batuan yang telah mengalami perubahan akibat reaksi kimia dari udara, air, tumbuhan dan bakteri serta dikenai oleh proses mekanika seperti perubahan suhu.
Weatering Index : indeks pelapukan, yaitu ukuran penciri batubara sesuai prosedur baku laboratorium yang biasanya didasarkan atas tingkat pelapukan yang diperoleh dengan percobaan pelapukan buatan dilaboratorium (dipanaskan, dikeringkan, direndam dalam air dan dikeringkan pada suhu, kelembaban dan waktu tertentu).
Web : kedalaman atau ketebalan sekali pemotongan batubara dengan alat pemotong shearer atau trepanner pada permuka tambang batubara dalam sistem lubang buka (longwall).
Well Core : inti lubang bor, yaitu conto inti yang dipotong olehmata bor dan diangkat keluar (ke permukaan)dikemas kemudian diamati dan dianalisis.
Well Cuttings : hancuran batuan yang terpotong atau tergerus oleh mata bor pada pemboran dan dipompa ke permukaan untuk diamati serta dipelajari secara gologi.
Well Log :Catatan atau grafik dari formasi batuan yang ditembus pada pemboran. Catatan atau grafik itu didasarkan pada pengamatan terhadap hancuran batuan dan atau conto inti dari lubang bor.
Well Logging : teknik geofisika yang digunakan untuk penelitian litologi serta sifat-sifat fisika formasi batuan yang ditembus oleh lubang bor. Teknik ini dilakukan dengan memasukkan alat pengindera kedalam lubang bor dan hasil pembacaannya dicatat dipermukaan dengan alat portabel atau alat mobil. Sifat-sifat batuan yang dilog antara lain adalah tahanan listrik, sinar gamma, berat jenis, sifat magnetik, kecepatan rambat suara dan sebagainya.
Well Sample : conto lubang bor, yaitu hancuran batuan hasil pemboran yang dipompakan ke permukaan untuk penelitian formasi batuan yang ditembus lubang bor.
Wet Cleaning : pembersihan basah, yaitu proses pembersihan batubara dengan air dan peralatan pengering. Batuan yang dicuci pada proses ini biasanya berbutir kasar. Proses ini lebih mahal dibandingkan dengan pembersihan memakai udara.
Wheel Loader : bulldozer dengan ban karet, bulldozer ini bergerak lebih cepat dan mengurangi hancuran batubara atau material lain bila dioperasikan di tempat penumpukan.
Wheel excavator : alat singkup mesin atau alat penggali terutama batuan gembur atau batuan lunak yang mempunyai ban karet.wheel excavator juga berarti alat gali material lunak dengan alat gali teromol berputar dan ember gali berukuran besar.
Well Loader : alat muat batubara, batuan lepas atau bahan galian lain yang mempunyai ban karet. Bahan yang dimuat kedalam dump truk umumnya adalah hasil peledakan atau pembajakan (ripping).
Windrow : gundukan-gundukan material yang memanjang yang dihasilkan oleh alat-alat gali.
Windrow Stockpiling : metode pembuatan tumpukan tumpukan batubara memanjang dengan cara pencurahan batubara (dengan stacker) secara berturut-turut dimana satu tumpukan berdekatan atau kakinya saling menyinggung dengan tumpukan memanjang lainnya sehingga membentuk penumpukan menyeluruh. Tumpukan dapat merupakan hasil pencampuran atau pencampuran dilakukan dengan reclaimer dari tumpukan-tumpukan yang telah diketahui kualitasnya untuk dimuat kedalam kapal.
Worked Out : habis ditambang, yakni suatu tambang atau sebagian beasr tambang yang batubaranya telah habis di tambang.
Working : tempat kerja atau sarana tambang termasuk sumuran, permukaan (level), permuka kerja, tambang terbuka atau kuari. Working juga berarti keseluruhan pelapisan-pelapisan yang digali dalam penambangan suatu lapisan.
Working Cycle : siklus kerja, yakni urutan-urutan kegiatan secara penuh, misalnya untuk truk siklus kerja penuh biasanya terdiri dari pemuatan, manuver, jalan, penumpukan muatan dan kembali ketempat pemuatan.
Working Pit : tempat kegiatan tambang, yakni tempat atau permuka kerja ditambang dimana batubara diekstraksi.
World Coal Reserves : cadangan-cadangan batubara dunia, yaitu seluruh cadangan batubara yang dapat dimanfaatkan pada keadaan ekonomi dan teknologi saat ini.
World Coal Resources : sumber-sumber batubara dunia, yaitu seluruh sumber batubara dunia yang dipandang dapat bermanfaat kepada umat manusia pada saat ini atau di kemudian hari termasuk endapan batubara yang terlalu tipis, terlalu dalam atau terlalu rendah kualitasnya untuk ditambang secara ekonomis saat ini.
World Coal Supply : pasokan batubara dunia dalam jangka waktu 20 tahun kedepan yang merupakan penjumlahan produksi batubara dari seluruh lapangan batubara di dunia serta pertimbangan situasi pasar lokal, dalam negeri dan mancanegara.



Related Post:

0 comments:

Post a Comment

Please,Leave your best comment,thank you

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...